Home > perjalanan hidup > Andil dalam Hidup

Andil dalam Hidup

November 20th, 2008

Kemarin pagi, bertemu dengan teman SMA saat turun dari kereta di stasiun Manggarai, Viena. Dia linglung karena bangun tidur, lucu sekali. Dia juga memakai earphone sehingga ketika dipanggil tidak mendengar. Alhamdulillah, ketika menunggu kereta yang sama dia sempat melihat sekitar mungkin karena bosan. Dan dia melihat Saya.

Kita berbicara selayaknya teman lama, mengenang ini itu dan berbicara keadaan sekarang. tapi.. Kemarin Vien cerita, ada teman kita yang meninggal karena kanker. Statusnya adalah teman SD, ya sudah lama sekali, Saya juga sampai lupa wajahnya. Inalillahi, segala ciptaan Allah akan kembali kepada-Nya. I feel sorry about her, dan merasa tidak enak juga mendengar berita itu, karena Saya juga baru tahu sekarang. Saya cuma dapat mendoakan bahwa keluarga besar yang ditinggalkan dikaruniai ketabahan. Amien.

Dunia memang adil, ada yang hidup lebih lama untuk mencari amal dan mencari pengalaman, dan ada juga yang menemui-Nya begitu cepat. tapi walaupun begitu, Saya yakin masing-masing manusia mempunyai andil yang sama dalam kehidupan. Contohnya teman Saya yang meninggal tadi. Ketika saya mendengarnya hati ini pilu dan serasa tidak enak. Namun dibalik perasaan itu timbul rasa Syukurku karena diberi kesempatan untuk berkarya di kehidupan.

Mungkin Saya diberi kesempatan untuk berkarya lebih banyak, dan temanku yang malang itu tidak. Tapi setidaknya semua manusia punya andil. Saya berandil untuk berkarya. Temanku malang itu diberi andil untuk mengingatkanku untuk berkarya. See? Semua Saya yakin punya andil dalam hidup? Bakaimana dengan Anda?

perjalanan hidup , ,

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
*