Tools AXIS untuk meningkatkan kesetiaan pelanggannya
Perihal mengenai kesetiaan pelanggan memang menjadi ujung tanduk sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Tidak berbeda dengan operator telekomunikasi yang sedang berkembang seperti AXIS, perusahaan ini juga butuh suatu tools untuk dapat melakukan campaign terhadap customernya.
Baru-baru ini AXIS memilih tools InTelestage™ dari Business Logic Systems untuk dapat meningkatkan pendapatan dan loyalitas pelanggannya. Customer Indonesia memiliki ciri khas dengan penggunaan layanan SMS-nya yang tinggi. Berbekal dengan itu, AXIS sebagai salah satu operator GSM Indonesia menggunakan SMS sebagai salah satu cara campaign. Business Logic System, yang memiliki speciality dalam customer intelligence, marketing automation dan customer loyalty solutions untuk mobile operator membantu AXIS sebagai operator telekomunikasi paling muda di Inndonesia untuk mewujudkan campaign tersebut sampai terlahir awal programnya yang disebut dengan AXIS Salam community.
AXIS Salam diluncurkan pada Agustus 2008, dan ditargetkan untuk komunitas Islam khususnya yang berada di Indonesia. Untuk mendorong pengguna AXIS menggunakan program ini dan mendorong costumer yang sudah join untuk melakukan top up, AXIS memberikan suatu fitur Lucky Draw yang memungkinkan pelanggan salam dapat memenangkan hadiah utama umrah ataupun naik haji gratis.
InTelestage™ AXIS digunakan untuk komunikasi kepada pelanggan secara real time. Ketika pelanggan AXIS subscribe untuk berlangganan program AXIS salam, maka sistem akan men-generate SMS selamat datang kepada pelanggan yang baru bergabung, dan memberitahu kepada pelanggan bahwa mereka berkesempatan untuk mendapat hadiah istimewa umrah atau naik haji gratis. Ketika pelanggan AXIS salam melakukan top up, sistem ini akan memanage nilai pelanggan secara otomatis yang nantinya akan dapat ditukarkan untuk tiket undian hadiah istimewa tersebut. Setiap 6 minggu InTelestage™ AXIS secara otomatis memilih pemenang undian tersebut.
Rupanya AXIS memang berniat untuk mengambil sisa kue atau bahkan merebut kue yang ada di pasar telekomunikasi. Kita lihat saja kelanjutannya, apakah kedepan AXIS dapat menjadi operator yang kuat dan dapat diperhitungkan?
Untuk lebih jelas, dapat sumber berikut: