Archive

Archive for the ‘perjalanan hidup’ Category

Berkacamata

December 6th, 2008

Canggung sekali, dan rasanya ada yang selalu menghalangi wajah. Hehehe… Yah begitulah saat pertama kali Saya memakai kacamata.

Berawal dari sering buyarnya konsentrasi ketika berada di depan komputer secara terus menerus. Adakin setelah sekitar 4 jam bekerja, tiba-tiba suka muncul kunang-kunang di layar. Lalu Saya merasa sudah saatnya Saya melakukan check terhadap mata Saya.

Sabtu ini, Saya melakukan check mata di optik Melawai. Gratis sih, tapi hasilnya itu yang membuatku segan untuk mengecek. Tapi apa boleh buat, daripada terus penasaran mending Saya memberanikan diri untuk mengecek mata Saya. Jadi Saya duduk di depan sebuah mesin, melihat suatu gambar yang ditengahnya ada titik berwarna hijau dan mesin itu sepertinya menjauh-dekatkan gambar itu. SEtelah itu, ada seperti kertas struk yang keluar dari mesin yang menunjukan hasil diagnosa. Aduh, dan hasilnya adalah Saya ada minus di mata kiri, dan terdapat silindris di kedua mata. Hmm.. tidak enak sekali.

Sebenarnya untuk melakukan aktivitas sehari-hari, minus ini tidak mengganggu, cuma memang untuk konsentrasi dalam waktu yang lama sepertinya agak sulit. Dan ini mengganggu pekerjaan. Akhirnya Saya membeli kacamata itu. Dan mulai sekarang Saya berpenampilan selayaknya pemikir serius dengan kacamata Saya yang baru.

Ini merupakan penggalan pengalamanku ketika pertama kali memakai kacamata, yang aku tuliskan  dengan maksud membagi kepada teman-teman pembaca bahwa penting kiranya jika memiliki indikasi kerusakan mata, segeralah untuk menggunakan alat bantu kacamata. Mungkin awalnya akan malu dan canggung menggunakan kacamata, tapi so what gitu loh, jika dengan kacamata kita bisa lebih lama konsentrasi. Tentu ini akan membantu kita dalam berkarya juga.

Aris Ginanjar perjalanan hidup

@Starbucks

December 6th, 2008

Sebenarnya Saya tidak suka dengan kopi. Mungkin menurut Saya, kopi itu identik dengan perokok. Setiap orang yang Saya kenal, jka dia perokok pasti dia penikmat kopi. Jarang adanya jika dia tidak merokok tetapi suka dengan kopi.

Sore ini Saya sedang main ke Botani Square Bogor. Karena dua hari lagi adalah Idul Adha, Saya melakukan transfer kurban di ATM dan melakukan registrasi dompet dhuafa via online. Nah, pikir Saya setiap mall pasti mempunyai hotspot. Maka setelah transfer ke ATM, dengan membawa laptop Saya mencari daerah hotspot di mall Botani Square. Tetapi sayang sekali, ketika Saya menanyakan pada pojok informasi ternyata hotspotnya menggunakan prepaid dari CBN atau telkom. Hampir Saya beli kartu prepaidnya tetapi akhirnya Saya mengurungkan niat akibat kartu prepaid yang versi 3 jam tidak ada, adanya yang 10 jam. Baterai laptopku hanya 3 jam, rugi juga rasanya beli prepaid 10 jam.

Selain di public access, ternyata di pojok seperti J-Co cafe, ataupun Starbucks memiliki internet access sendiri, jadi Saya memilih Starbucks. Tujuannya jelas, Saya ingin  melakukan registrasi untuk hasil transfer dompet dhuafa. Nah, ceritanya sekarang Saya sedang memilih menu. Nah ini dia, ketika bukan penikmat kopi dihadapkan pada menu kopi yang begitu beragam, Saya menjadi bingung.. hihihi.. ndeso juga Saya ternyata. bingung, bingung, bingung.. akhirnya Saya memilih green tea latte. Lumayanlah.. cukup enak.

Kesan Saya terhadap starbucks yang berada di Botani Square adalah enak, tempatnya tenang, hawanya cukup santai, dan entah kenapa Saya merasa banyak ide jika berada di tempat ini. Nih, dengan tenang Saya menulis pengalaman ini. Well, it’s good to be here. Selanjutnya Saya menyelesaikan registrasi dompet dhuafa Saya. Alhamdulillah, dengan tulus ikhlas Saya melakukan registrasi kurban secara online.

Aris Ginanjar perjalanan hidup , ,

Percakapan YM yang menjengkelkan

November 22nd, 2008

Kejadian berawal pada suatu pagi ketika Saya baru saja sampai di kantor dan menyalakan PC desktop Saya. Sebagaiamana biasanya, Saya membuka email, detik.com, dan mengkoneksikan YM Saya. Nah, ternyata saat melihat YM di bagian teman kuliah, muncul teman Saya yang tidak pernah online. Saya pikir ini masih pagi, dan tidak ada salahnya untuk menyapa dia. Sekedar Say hallo. Read more…

Aris Ginanjar perjalanan hidup ,

Andil dalam Hidup

November 20th, 2008

Kemarin pagi, bertemu dengan teman SMA saat turun dari kereta di stasiun Manggarai, Viena. Dia linglung karena bangun tidur, lucu sekali. Dia juga memakai earphone sehingga ketika dipanggil tidak mendengar. Alhamdulillah, ketika menunggu kereta yang sama dia sempat melihat sekitar mungkin karena bosan. Dan dia melihat Saya. Read more…

Aris Ginanjar perjalanan hidup , ,

The story about Natarian

November 11th, 2008

Pernah dengar game travian? Apakah kamu playernya? desa apa? kordinat berapa? main di server mana? hehehe.. itu pertanyaan standar para travianers.

Saya? Yup, saya juga  main travian di server1Indonesia. Lumayan buat newbie, pops nya sudah 1500.

tapi belakangan ini, banyak yang bilang bahwa server1 Indonesia akan kiamat. kok bisa kiamat? apakah direstart? Ternyata bukan. Ada salah satu bangsa yang hidden dan tidak dapat dimainkan akan dimunculkan oleh admin. bangsa ini begitu kuat dan sangat hebat untuk menghancurkan semua desa yang ada. Pemainnya pun adalah pemain travian profesional. Bagi yang belum tahu, travian kini sudah terdapat puluhan server di berbagai negara. Indonesia kini memiliki tiga server travian. Nah bangsa yang akan dimunculkan itu adalah bangsa natarian. Berikut ini adalah cerita mengnai natarian.

Teman Saya, Lalami menulis ini di salah satu Aliansi dia. Read more…

Aris Ginanjar Menjadi gamers, perjalanan hidup , ,

Seminggu penuh.. (penuh kesah)

November 7th, 2008

Di almanak tertulis 7 November 2008, seharusnya 7 itu adalah angka peruntungan. tapi hari ini adalah genap 7 hari Saya kecewa.Bukannya

menjelek-jelekkan, tapi ini yang terjadi pada Saya sebagai pengguna jaringan telekomunikasi di Indonesia Raya ini. Pengguna yang setia kepada provider GPRS, meski dengan konektivitas yang mati segan hidup pun tak layak. Simak cerita Saya berikut. Read more…

Aris Ginanjar Kesah , ,